Senin, 16 Juni 2008

Profil Madrasah Aliyah Almaarif Singosari-Malang

PROFIL MADRASAH ALIYAH ALMAARIF
SINGOSARI-MALANG


A. Latar Belakang Historis

                  Keberadaan Madrasah Aliyah Almaarif Singosari tidak dapat dilepaskan dari embrio Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari yakni Madrasah Misbahul Wathon yang lahir pada tahun 1923. Lembaga pendidikan ini didirikan sebagai perwujudan kepedulian terhadap bangsa Indonesia yang saat itu masih dijajah Belanda. Almarhum Almaghfurlah Bapak K.H. Masjkoer (mantan Menteri Agama dan Wakil Ketua DPR/MPR RI) pendiri lembaga pendidikan ini bersama beberapa Kyai Sepuh pada awalnya menginginkan lembaga pendidikan ini mampu menyiapkan generasi muda yang mampu berjuang demi kemerdekaan bangsanya.

Sebelum kemerdekaan, siswa yang belajar di MMW ini hanya siswa putra saja, sebab saat itu belum lazim perempuan bersekolah formal. Murid-murid inilah yang pada masa revolusi kemerdekaan banyak bergabung dalam Lasykar Hizbullah dan Sabilillah yang markas besarnya berada di kota di Singosari, dan sebagai Panglima Besarnya adalah KH Zainul Arifin dan KH Masjkoer.

Sampai tahun 1929, proses belajar mengajar di MMW masih sering mendapat halangan, terutama dari Pemerintah Hindia Belanda. Atas saran Almarhum Almaghfurlah Bapak KH. Abdul Wahab Hasbullah, nama MMW diubah menjadi Madrasah Nahdlatul Wathon dan sekaligus menjadi cabang Nahdlatul Wathon Surabaya.
Pada kurun waktu berikutnya, berbagai satuan pendidikan didirikan, mulai MINU, MTs. NU dan PGA NU yang nantinya menjadi MANU, tepat pada tanggal 1 September 1966. Semua lembaga ini bernaung di bawah bendera LPA (Lembaga Pendidikan Almaarif). LPA ini akhirnya berubah menjadi Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari berdasarkan Akta No. 22 tahun 1977. Notaris E.H. Widjaja, S.H.

Dalam perkembangannya, sejak tanggal 29 Agustus 1983, MANU kemudian secara resmi menjadi Madrasah Aliyah Almaarif Singosari dengan status akreditasi TERDAFTAR berdasarkan Piagam Madrasah Nomor L.m./3C.295C/1983, Kemudian meningkat menjadi DIAKUI berdasarkan SK. Departemen Agama RI No. B/E. IV/MA/02.03/1994 dan memiliki nomor statistik madrasah (NSM) 312350725156. Seiring dengan kemajuan yang diupayakan secara berkesinambungan dalam proses belajar-mengajar dan prestasi yang diraih, dari status DIAKUI, MA Almaarif Singosari kemudian meningkat berstatus akreditasi DISAMAKAN berdasarkan SK No. E.IV/PP.03.2/KEP/36.A/1999 tanggal 29 Maret 1999. Status terakhir MA Almaarif Singosari adalah terakreditasi “A” (Unggul) berdasarkan Piagam Akreditasi Nomor A/Kw.134/MA/192/2005 tanggal 27 Mei 2005.

B. Visi, Misi, Tradisi dan Tujuan Madrasah
    Sebagai upaya memberikan arah, motivasi serta kekuatan gerak bagi seluruh jajaran yang     terlibat langsung dalam pengembangan madrasah, maka dirumuskan visi, misi dan tradisi     yang  dikembangkan di Madrasah Aliyah Almaarif Singosari.

   Rumusan itu juga dipandang sangat penting untuk menyatukan persepsi, pandangan, cita-cita    dan harapan-harapan semua pihak yang terlibat di dalamnya.
   Rumusan tentang visi dan misi tersebut, juga dilengkapi secara jelas dan terperinci tentang    perilaku, peran dan langkah-langkah yang semestinya dilakukan sebagai pedoman bagi seluruh    civitas akademikanya.

   Penjelasan dan penjabaran visi, misi tradisi serta upaya ujtuk mencapai tujuan MA Almaarif    Singosari sebagai berikut:

Visi :
“Menyelamatkan, Mengembangkan dan Memberdayakan Fitrah Manusia”
Misi :
”Menyelenggarakan proses pendidikan yang didukung organisasi dan administrasi yang efektif, efisien, akuntabel serta berkelanjutan untuk menjamin outcame yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan masyarakat, bernuansa islami berwawasan ahlussunnah waljama’ah.”
Visi di atas diilhami dari Surat Maryam ayat 15 :
وسلام عليه يوم ولد ويوم يموت ويوم يبعث حيا
Uraian misi dari penyelenggaraan pembelajaran dan pendidikan di MA Almaarif sebagai berikut :

1. Memacu semangat untuk menjadi menjadi manusia yang bertakwa, soleh individual maupun     sosial, islami, moderat, haus ilmu pengetahuan untuk mencapai derajat ulil albab serta     bermanfaat bagi masyarakat.

2. Meningkatkan pengetahuan siswa dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi dalam rangka     menunjang kelanjutan studi pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan berkualitas.

3. Membiasakan penghayatan dan pelaksanaan nilai-nilai agama secara utuh dan inklusif.

4. Meningkatkan kemampuan siswa dalam bersosialisasi dan berbudaya di masyarakat dihiasi     sikap tasammuh, tawazun, i’tidal dan tawassuth serta tidak bersikap eksklusif dalam     beragama.

5. Menjadikan MA Almaarif sebagai lembaga pendidikan dinamis yang memproses sumber daya     manusia berbasis imtaq dan teknologi serta menghasilkan prestasi akademik maupun non     akademik.

Tradisi :
Tradisi yang dikembangkan di Madrasah Aliyah Almaarif Singosari Malang adalah perilaku sivitas akademika dalam melakukan peran masing-masing didasari oleh kesadaran tinggi atas peran yang disandangnya untuk meraih cita-cita bersama.

Kesadaran itu dibangun atas dasar pemahaman yang mendalam terhadap visi dan misi yang dikembangkan. Hal itu tercermin dalam pemikiran, sikap, dan tindakan dalam menjalankan tugas-tugas keseharian. Oleh sebab itu, kinerja sivitas akademika meliputi; pimpinan, guru, tenaga kependidikan dan siswa merupakan cerminan dari tradisi Madrasah Aliyah Almaarif Singosari.
Sebagai gambaran, penampilan yang dibangun dalam kelembagaan dan juga pribadi yang berada di Madrasah Aliyah Almaarif sebagai berikut :
1. Penampilan Fisik
    Secara fisik Madrasah Aliyah Almaarif, sebagai lembaga pendidikan yang beridentitas dan     bernafaskan Islam, selalu berupaya menampilkan citra yang berwibawa, sejuk, rapi dan indah.     Komplek Madrasah Aliyah Almaarif harus memberikan kesan bahwa :
1.1. Sebagai lembaga pendidikan Islam maka harus bersih, rapi, sejuk dan indah.
1.2. Modern dan dinamis serta dihuni oleh orang-orang beriman dan beramal saleh serta kuat        dalam memahami kitab.
1.3. Penghuninya menggambarkan orang –orang yang dekat kepada Allah SWT,
1.4. Tawadlu' dan sopan kepada sesama manusia, dan peduli pada lingkungan.
1.5. Aktifitas yang ada di dalamnya menggambarkan citra ibadah, cinta kasih, berhikmah dan        bertazkiyah.
1.6. Terpercaya dan menumbuhkan keteladanan bagi masyarakat.
2. Kelembagaan
2.1. Memiliki tenaga akademik yang handal dalam pengembangan keilmuan.
2.2. Memiliki tradisi akademik yang mendorong lahirnya prestasi bagi seluruh sivitas        akademikanya.
2.3. Memiliki manajemen yang kokoh yang mampu menggerakan seluruh potensi untuk        mengembangkan kreatifitas sivitas akademika.
2.4. Memiliki kemampuan antisipatif masa depan dan bersikap proaktif serta inovatif.
2.5. Memiliki pimpinan yang mampu mengakomodasikan seluruh potensi yang dimiliki menjadi         penggerak lembaga secara menyeluruh.
3. Profil Guru
3.1. Selalu menampakkan diri sebagai seorang mukmin dan muttaqin yang kuat di mana saja ia        berada.
3.2. Ridlo dan senang pada profesinya, serta dilakukan dengan penuh kasih sayang dengan niat        beribadah dan penuh keikhlasan.
3.3. Selalu beramar ma'ruf nahi munkar serta senantiasa berwasiat kebenaran dan kesabaran        diiringi sifat penuh kasih sayang.
3.4. Memiliki wawasan keilmuan yang luas serta profesionalisme yang tinggi.
3.5. Kreatif, dinamis, dan inovatif dalam pengembangan keilmuan.
3.6. Bersikap dan berprilaku jujur, amanah dan berakhlakul karimah dan selalu berhikmah        dalam berprilaku dan dapat menjadi contoh sivitas akademika lainnya.
3.7. Berdisiplin tinggi dan selalu mematuhi kode etik profesi.
3.8. Memiliki kemampuan penalaran dan ketajaman berfikir ilmiah yang tinggi.
3.9. Memiliki kesadaran yang tinggi di dalam bekerja yang didasari oleh niat beribadah dan         selalu berupaya meningkatkan kualitas pribadi dalam iman dan taqwa.
3.10. Berwawasan luas dan bijak dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah.
3.11. Memiliki kemampuan antisipatif masa depan dan bersikap proaktif.
4. Profil Pegawai/Karyawan/ Staf
4.1. Selalu menampakkan diri sebagai seorang mukmin dan muttaqin yang kuat di mana saja ia        berada.
4.2. Selalu bermamar ma'ruf nahi mungkar serta senantiasa berwasiat kebenaran dan kesabaran         diiringi dengan sifat kasih sayang.
4.3. Bersikap dan berprilaku jujur, amanah dan berakhlakul karimah dan berhikmah serta dapat         menjadi contoh sivitas akademika lainnya.
4.4. Memiliki profesionalisme yang tinggi dalam melaksanakan tugas keadministrasian dan         mencintai pekerjaan.
4.5. Berorientasi pada kualitas pelayanan.
4.6. Cermat, cepat, tepat dan efisien dalam pengambilan keputusan dan pelaksanaan tugas.
4.7. Sabar dan akomodatif.
4.8. Selalu mendahulukan kepentingan madrasah di atas kepentingan pribadi dan ikhlas.
4.9. Berpakaian rapi dan pandai mematut diri serta sopan dalam ucapan dan perbuatan.
4.10. Mengembangkan husnudzon dan menjahui su'udzon.
5. Profil Siswa
5.1. Memiliki performance (penampilan) sebagai siswa muslim yang kuat iman dan taqwanya.
5.2. Berpenampilan sebagai calon pemimpin umat yang ditandai dengan : kesederhanaan,        kerapian dan penuh percaya diri disertai disiplin yang tinggi.
5.3. Tawadlu' dan sopan pada guru, pegawai, kedua orang tua dan hormat pada sesamanya serta        penuh kasih sayang pada lingkungannya.
5.4. Haus dan cinta ilmu pengetahuan.
5.5. Memiliki keberanian, keterbukaan dalam amar ma'ruf nahi munkar serta senantiasa        menjalankan berwasiat kebenaran dan berwasiat kesabaran.
5.6. Kreatif, inovatif dan berpandangan jauh ke depan.
5.7. Memiliki kepekaan terhadap persoalan lingkungannya.
5.8. Bermusyawarah dalam menyelesaikan segala persoalan.
5.9. Mampu berkomunikasi dalam wilayah regional, nasional maupun global.
5.10. Memiliki kemauan belajar di bidang profesi-profesi yang bermanfaat dalam kehidupan        modern.
6. Profil Alumni/Lulusan
    Madrasah Aliyah Almaarif Singosari mengharapkan agar setiap lulusan memiliki 7 (tujuh)     kekuatan, yaitu :
6.1. Kekuatan dalam memahami dan mengamalkan kitab (ilmu pengetahuan).
6.2. Kekuatan berhikmah (ilmu yang bermanfaat yang senantiasa mendorong untuk        diaplikasikan    dalam bentuk perbuatan)
6.3. Memiliki sifat kasih sayang yang tinggi.
6.4. Senantisa bertazkiyah (senantiasa dalam kondisi fitrah)
6.5. Senantiasa meningkatkan takwa.
6.6. Berbakti kepada kedu orang tua dan orang yang dituakan.
6.7. Tidak terjebak/terjerumus dalam kemaksiatan.

Dengan 7 (tujuh) kekuatan tersebut, diharapkan lulusan Madrasah Aliyah Almaarif Singosari menjadi manusia yang selamat, berkembang dan berdaya secara lahir-batin dalam menempuh kehidupan dunia-akhirat.
7. Sentra kegiatan yang dikembangkan
7.1. Masjid dan Pondok Pesantren.
7.2. Gedung madrasah dan sarana belajar. .
7.3. Perpustakaan.
7.4. Laboratorium.
8. Fungsi Masjid dan Pondok Pesantren
8.1. Melatih dan memperdalam spiritual, melalui tradisi :
a. Sholat berjamaah.
b. Sholat malam (qiyamullail).
c. Tadarrus Al-Qur'an.
d. Istiqomah aurad (istighotsah)
8.2. Menciptakan iklim yang kondusif untuk pengembangan bahasa asing (Arab dan Inggris)
8.3. Melatih hidup berorganisasi dan bertanggung jawab terhadap amanah.
8.4. Melatih kepedulian pada orang lain dan lingkungannya.
8.5. Memupuk dan melatih diri dalam keahlian profesi pilihan yang bermanfaat di masa depan.
8.6. Melatih dan meneliti ilmu pengetahuan yang diperoleh di madrasah dengan melihat secara         langsung aplikasinya di dunia nyata.
9. Pengembangan Sumber Daya Manusia
9.1. Mendorong dan mengupayakan kepada guru dan karyawan untuk melanjutkan studi ke        jenjang yang lebih tinggi (S1 dan S2).
9.2. Selalu mengupayakan kepada guru dan karyawan untuk senantiasa mengikuti kegiatan         kursus, pelatihan, seminar, lokakarya dan kegiatan lain yang menunjang profesi.
9.3. Meningkatkan kesejahteraan guru dan karyawan secara bertahap dan berkelayakan.
9.4. Mendorong guru untuk menulis buku dan karya ilmiah, penelitian dan pengabdian        masyarakat.
10. Pengembangan Sarana dan Prasarana
10.1. Pengembangan Perpustakaan:
a. Penambahan koleksi buku referensi sesuai dengan anggaran yang
    ada.
b. Melengkapi buku pegangan guru dan siswa.
c. Menumbuhkan suasana haus informasi/buku/majalah bagi warga madrasah.
d. Menyediakan media pembelajaran, sumber balajar dan alat peraga yang dibutuhkan guru
10.2. Pengembangan ruang belajar diupayakan dengan :
a. Merenovasi ruang belajar yang kondusif dan menyenangkan.
b. Melengkapi sarana dan prasarana ruang belajar yang dibutuhkan.
c. Menciptakan suasana ruang belajar yang islami dan harmonis.
10.3. Pengembangan sarana penunjang :
a. Melengkapi koleksi tanaman Green House yang dibutuhkan praktikum biologi.
b. Melengkapi dan pengadaan bahan praktikum kimia dan fisika.
c. Lebih memberdayakan Lab. IPA dan Lab Bahasa.
d. Menciptakan taman yang sejuk, asri dan menyenagkan sebagai sarana pembelajaran.
e. Pengadaan Lab.komputer dan TI serta Digital Libraly yang representatif.
11. Kemampuan akademik guru yang ideal
11.1. Memilki sertifikasi akademik yang lebih berkelayakan mengajar minimal S1 dan memiliki          akta IV.
11.2. Memiliki Ruh jihad yang tinggi dalam berjuang mengemban amanah.
11.3. Didasari cinta kasih sayang dan ikhlas dalam semua interaksi akademik.
11.4. Memilki kedekatan dengan siswa karena ilmu dan uswah-nya.

12. Hubungan Intra Madrasah
12.1. Bersifat Kekeluargaan.
12.2. Selalu didasari oleh rasa kasih sayang dan saling menghormati.
12.3. Tercipta suasana hubungan guru- murid bagaikan hubungan anak- orang tua, jauh dari           sifat transaksional.
12.4. Diliputi oleh suasana saling membantu untuk kemajuan bersama.
13. Hubungan Sivitas Akademika dengan Madrasah
13.1. Setiap warga Madrasah Aliyah Almaarif Singosari; pimpinan, guru karyawan, dan siswa          selalu dipandang oleh masyarakat luar sebagai representasi Madrasah Aliyah Almaarif          Singosari Malang.
13.2. Madrasah Aliyah Almaarif Singosari adalah wahana bagi seluruh warganya untuk           mengembangkan diri, mengabdi dan melakukan amal saleh. Oleh karena itu madrasah ini           akan menjadi salah satu saksi keberadaan masing-masing individu yang pernah           menapakkan kaki dan tangannya di Madrasah Aliyah Almaarif ini.

Tujuan Madrasah :
Berpijak dari visi, misi dan tradisi yang dikembangkan, maka MA Almaarif Singosari sebagai institusi pendidikan memiliki tujuan:
“Menuju madrasah berskala regional berstandar nasional dengan berpedoman pada kaidah memelihara nilai lama yang luhur dan mengadopsi nilai-nilai baru yang lebih baik ”
C. Data Fisik Sarana-Prasarana
    Madrasah Aliyah Almaarif Singosari berdiri di atas tanah seluas 1674m2, dengan luas bangunan 636m2. Madrasah Aliyah Almaarif Singosari memiliki sarana/prasarana sebagai berikut :

Sarana/Prasarana MA Almaarif Singosari
No. Nama Sarana Jumlah Luas
1. Ruang kelas 10 48m2
2. Ruang Tamu 1 4m2
3. Ruang Perpustakaan 1 56m2
4. Ruang Kepala Madrasah 1 8m2
5. Ruang Guru 1 14m2
6. Ruang BP/BK 1 8m2
7. Ruang Tata Usaha 1 8m2
8. Ruang Wakamad 1 8m2
9. Laboratorium IPA 1 10m2
10. Ruang Koperasi Siswa 1 8m2
11. Ruang TI 1 96m2
12. Ruang UKS 1 8m2
13. Ruang OSIS 1 4m2
14. Ruang Pramuka 1 4m2
15. Kamar Mandi Guru 1 2m2
16. Kamar Kecil Siswa 4 2m2
17. Masjid 1 80m2
18. Laboratorium Bahasa 1 56m2
19. Green House 1 48m2
20. Lapangan Olah Raga 1 110m2

D. Data Tenaga Pendidik dan Kependidikan
    Pada Tahun Pelajaran 2006-2007 ini, tenaga guru dan staf di MAA berjumlah 51 orang, dengan rincian 43 orang tenaga edukatif dan 8 orang staf TU dan karyawan lainnya. Untuk semua tenaga edukatif mengajar sesuai dengan spesifikasi keilmuannya masing-masing dan telah menyelesaikan jenjang pendidikan S-1 serta beberapa orang diantaranya telah lulus dalam menempuh studi S-2 di beberapa PT negeri dan swasta di Malang.
E. Data Siswa
    Jumlah keseluruhan siswa di MAA pada tahun pelajaran 2006-2007 saat ini berjumlah 600 orang, dengan rincian 224 siswa kelas satu, 178 siswa kelas dua dan 198 siswa kelas tiga. Dengan jumlah rombongan kelas belajar sebanyak 14 kelas. Siswa MAA sebagian besar berasal dari luar kota Singosari. Keadaan ini didorong oleh keberadaan kurang lebih 18 pesantren di sekitar MAA yang menjadi tempat tinggal dan belajar siswa MAA di luar aktifitas pendidikan formal di MAA.
Karena Siswa MAA berasal dari berbagai daerah di Indonesia, maka Alumni MAA juga tersebar ke berbagai daerah. 70 % alumni MAA melanjutkan ke berbagai Perguruan Tinggi baik di Malang maupun di luar Malang. Beberapa bahkan berhasil mendapatkan beasiswa studi S-1 di Universitas Negeri seperti UNAIR, UI, UIN dan Universitas di Timur Tengah seperti Al-Azhar University Kairo-Mesir, Al-Ahqaf Yaman serta beberapa di Libya.
siswa Madrasah Aliyah Almaarif Singosari, berasal dari latar belakang SMP/MTS negeri maupun swasta, sehingga kemampuan dasar mereka berbeda-beda. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi madrasah untuk mampu menyamakan persepsi dan pemahaman mereka dalam menempuh system pembelajaran dan tujuannya dalam menempuh ilmu di madrasah. Tabel berikut ini menunjukan asal sekolah siswa dan kelulusannya dalam Ujian Nasional selama kurun waktu 5 tahun terakhir :
HASIL KELULUSAN UJIAN NASIONAL
TAHUN PELAJARAN 2001-2003-2002 s/d 2005-2006
TAHUN JUMLAH PESERTA JUMLAH KELULUSAN
PELAJARAN L P JML L P JML %
2001-2002 95 152 247 95 152 247 100
2002-2003 80 188 268 80 188 268 100
2003-2004 88 166 254 88 166 254 100
2004-2005 92 181 273 88 180 268 98
2005-2006 75 131 206 70 127 197 95

Tabel 4
RATA-RATA NILAI UJIAN NASIONAL 5 TAHUN TERAKHIR
TAHUN PELAJARAN NILAI TAHUN PELAJARAN
2001/
2002 2002/
2003 2003/
2004 2004/
2005 2005/
2006
BHS TERTINGGI 7.58 8.70 7.57 9.00 9.40
TERENDAH 5.05 3.88 5.05 6.28 7.83
RATA 6.06 6.78 7.02 8.03 8.50
IPA TERTINGGI 6.97 4.90 5.70 8.33 9.20
TERENDAH 4.50 3.09 4.06 6.00 6.36
RATA 5.97 6.85 7.41 7.04 7.24
IPS TERTINGGI 7.15 6.83 6.15 8.22 8.48
TERENDAH 4.51 3.70 5.05 4.28 5.93
RATA 6.72 6.93 7.37 6.27 7.15

Tabel 5
OUTPUT SISWA 5 TAHUN TERAKHIR
TAHUN PELAJARAN 2001-2002 s/d 2005-2006
NO. TAHUN L/P MELANJUTKAN JENJANG PENDIDIKAN KE- JML
PELAJARAN PTAIN PTAIS PTUN PTUS PP KUR-
SUS TDK
DIKET LN
1 2001-2002 L 11 3 1 8 7 5 60 0 95
P 13 8 3 12 5 3 108 0 152
2 2002-2003 L 16 5 2 8 7 10 32 0 80
P 18 10 4 12 5 84 55 0 188
3 2003-2004 L 23 0 3 18 11 9 20 4 88
P 43 3 7 21 17 32 43 0 166
4 2004-2005 L 15 3 2 13 0 1 68 2 104
P 19 24 1 14 0 7 97 2 164
5 2005-2006 L 7 2 2 15 0 5 45 0 76
P 15 6 3 9 0 3 85 0 121
JUMLAH 180 64 28 130 52 159 613 8 1234
F. Data Prestasi Madrasah
Secara garis besar, prestasi yang diraih Madrasah Aliyah Almaarif Singosari selama lima tahun terakhir diantaranya sebagai berikut :
1. Juara II MAS berprestasi se- Jatim tahun 2002.
2. Peringkat 1 dan 10 besar Peraih NEM Terbaik pada UNAS TP. 2004-2005 Jurusan Program     Bahasa Se-Jatim.
3. Peringkat 13 Nasional Peraih NEM Terbaik Jurusan Program Bahasa pada UNAS TP. 2005-     2006 baik lingkungan Depdiknas maupun Depag.

G. Kurikulum dan Kegiatan Pembelajaran
     MA Almaarif Singosar sesuai dengan peraturan yang ada, mengikuti kurikulum MA yang dikeluarkan Departemen Agama RI. Sejak Tahun Pelajaran 2004-2005 secara bertahap MAA menggunakan sistem pembelajaran mengacu pada KBK dan saat ini dalam proses adaptasi dengan KTSP. Selain acuan kurikulum di atas, di MA Almaarif Singosari juga memiliki ciri muatan lokal yang diajarkan, diantaranya pelajaran ahlussunnah waljama’ah yang lebih kental dengan watak muslim moderat serta SKU atau Syarat kecakapan Ubudiyah.
Dengan keterbatasan jumlah lokal kelas yang dimiliki dan tidak seimbangnya daya tampung siswa, maka kegiatan Pembelajaran di MA Almaarif Singosari secara formal berlangsung setiap hari dengan rincian sebagai berikut:
l. Kelas X dan XII Program Jurusan Bahasa, IPA dan IPS berlangsung pukul 06.45 s.d 12.30    WIB dengan jumlah rombongan belajar 10 kelas.
2. Kelas XI Program Jurusan Bahasa, IPA dan IPS berlangsung pukul 12.45 s.d 15.30 WIB    dengan jumlah rombongan belajar 4 kelas.

Selain proses pembelajaran di dalam kelas, juga dipadukan pembelajaran outbond yang dilaksanakan dalam paket kegiatan PKL (Praktik Kerja Lapangan). Praktik ini dilaksanakan atas kerja sama dengan berbagai lembaga/instansi seperti BLK Pertanian Wonojati, Balai Inseminasi Buatan Singosari, Kebun Raya Purwodadi, PTPN (Kebun Teh Wonosari) dan beberapa PT di Malang (UNIBRAW, UM), bahkan sejak Akhir Tahun 2004-2005 ini MAA meluncurkan program PKL bersertifikasi keahlian bekerjasama dengan BLK Industri Singosari. Kegiatan ekstrakurikuler di MAA dilaksanakan dalam wadah PK IPNU-IPPNU MAA. Kegiatan rutin dipusatkan di hari Minggu sebagai student day dari pagi hingga sore hari dengan aktivitas: latihan basket dan sepakbola, kursus Bahasa Arab dan Inggris, latihan pramuka, PMR, gambus/banjari dan teater.
Adapun program insidental dilaksanakan sepanjang tahun mulai dari kegiatan pendidikan kader seperti Latihan Kepemimpinan, kegiatan penalaran seperti seminar, diskusi dan sarasehan, kegiatan olaraga seperti partisipasi dalam berbagai pertandingan dan liga sepak bola MAA, kegiatan minat dan bakat seperti Diklat Jurnalistik, ketrampilan home industri hingga kegiatan kesenian seperti pementasan drama, gambus dan pembuatan film indie bernuansa nilai-nilai Islami.
Perkembangan dan perubahan yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara tidak terlepas dari pengaruh perubahan global, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta seni dan budaya.
Perkembangan dan perubahan secara terus-menerus ini menuntut perlunya perbaikan sistem pendidikan nasional termasuk penyempurnaan kurikulum untuk mewujudkan masyarakat yang mampu bersaing dan menyesuaiakan diri dengan perubahan zaman.

Atas dasar tuntutan mewujudkan masyarakat seperti tersebut di atas peningkatan mutu pendidikan termasuk yang diselenggarakan di madrasah yang dilakukan secara menyeluruh mencakup pengembangan dimensi manusia yang seutuhnya, yakni aspek-aspek moral, akhlak, budi pekerti, perilaku, pengetahuan, kesehatan, keterampilan dan seni. Pengembangan aspek-aspek tersebut bermuara pada peningkatan dan pengembangan kecakapan hidup yang diwujudkan melalui pencapaian kompetensi peserta didik untuk bertahan hidup, menyesuaiakan diri, dan berhasil di masa mendatang. Dengan demikian, peserta didik memiliki ketangguhan, kemandirian dan jati diri yang dikembangkan melalui pembelajaran dan atau pelatihan yang dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan.

Penyelenggaraan pendidikan menengah di tingkat madrasah bertujuan untuk menghasilkan kelulusan yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa, berakhlak mulia, mampu mengembangkan potensi diri sebagai anggota masyarakat, bertanggungjawab dan demokratis, menguasai dasar-dasar ilmu pengetahuan dan teknolgi, memiliki etos dan budaya kerja, serta mampu memasuki dunia kerja atau mengikuti pendidikan lebih lanjut, sebagaimana yang tercantum dalam UU no 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Standar Nasional
Standar Isi Standar Proses Standar Kompetensi Lulusan Tenaga Pendidik Sarana dan Prasarana Pengelolaan Pembiayaan Evaluasi


Kurikulum
Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum Bahan Kajian Mata Pelajaran Pedoman Pelaksanaan Silabus Bahan Ajar

I. Struktur kurikulum 2004 dan 2006 Madrasah Aliyah Almaarif Singosari
   Struktur kurikulum berisi tentang :
a. Sejumlah mata pelajaran kelas X, XI, dan XII beserta jurusan dan program.
b. Sistem pembelajaran dari setiap program.
c. Alokasi waktu pembelajaran
    Mata pelajaran mengutamakan kegiatan pembelajaran yang berjadwal dan berstruktur. Kegiatan pembelajaran dalam bentuk pengendalian perilaku dan pembentukan sikap yang diwujudkan dalam kegiatan rutin spontan. Alokasi waktu menunjukan satuan waktu yang digunakan untuk kegiatan tatap muka.

1.a Mata pelajaran kelas X, XI dan XII beserta program.
Tabel 1
STRUKTUR KURIKULUM MADRASAH ALIYAH
PROGRAM BERSAMA (KELAS X)
Mata Pelajaran Alokasi Waktu
Semester 1 Semester 2
1. Pendidikan Agama Islam
a. Al Quran - Hadits 2 2
b. Aqidah - Akhlaq 2 2
c. Fiqih 2 2
d. SKI - -
2. Pendidikan Kewarganegaraan 2 2
3. Bahasa
a. Bahasa dan Sastra Indonesia 4 4
b. Bahasa Arab 3 3
c. Bahasa Inggris 4 4
4. Matematika 4 4
5. Kesenian *) *)
6. Pendidikan Jasmani *) *)
7. Ilmu Pengetahuan Sosial
a. Sejarah 2 2
b. Geografi 2 2
c. Ekonomi 2 2
d. Sosiologi 2 2
8. Ilmu Pengetahuan Alam
a. Fisika 2 2
b. Kimia 2 2
c. Biologi 2 2
9. Teknologi Informasi dan Komunikasi 2 2
10. Kebahasaan 3 3
11. Muatan Lokal *) *)
Jumlah 47 47

*) Diatur sendiri oleh madrasah; alokasi waktu maksimal 2 jam per minggu, terintegrasi dalam kegiatan lifve skill.

Penjelasan Tabel 1
1. Alokasi waktu total yang disediakan untuk kelas X adalah 47 jam pelajaran per minggu
2. Satu jam pelajaran tatap muka dilaksanakan selama 40 menit dan total waktu tatap muka     perminggu 47 jam pelajaran (1.880 menit)
3. Minggu belajar untuk kelas X Dalam 1 Tahun Pelajaran (2 semester) adalah ± 34 sampai     dengan 40.
4. Total waktu tatap muka pertahun adalah 1.065 jam 20 menit s.d. 1.253 jam 20 menit. (63.920     s.d. 75.200 menit).
5. Pembelajaran rumpun mata pelajaran Pendidikan Agama Islam diarahkan pada perwujudan     ajaran Agama Islam dalam kehidupan sosial sehari-hari dengan menjalankan hak dan kewajiban kepada sesama, berfikir logis dan kritis terutama dalam memecahkan masalah, serta kreatif dan mampu memanfaatkan lingkungan secara bertanggung jawab.
Penjelasan teknis pelaksanaan program pembelajaran pendidikan agama diimplementasikan dalam bentuk kecakapan ubudiyah untuk kelas X, XI dan XII
6. Keterampilan / Bahasa Asing merupakan mata pelajaran yang pengalokasian waktunya     mengikuti standar umum pembelajaran keterampilan (2 jam)
7. Muatan lokal merupakan mata pelajaran yang pengalokasian waktunya disesuaikan dengan     tingkat keterampilan dan target kompetensi yang dikuasai serta pemilihannya berdasarkan     minat, bakat dan kemampuan peserta didik untuk kelas X, XI dan XII.
8. Kegiatan khusus yang mendorong/mendukung pembentukan sikap dan perilaku diatur dan     dilaksanakan oleh madrasah secara berintegrasi dalam pembelajaran mata pelajaran atau     dalam bentuk pendidikan ekstrakurikuler bagi siswa kelas X dan XI.

Tabel 2
STRUKTUR KURIKULUM MADRASAH ALIYAH
PROGRAM STUDI ILMU ALAM

Mata Pelajaran Alokasi Waktu
Kelas XI Kelas XII
Smt 1 Smt 2 Smt 1 Smt 2
1. Pendidikan Agama Islam
a. Al Quran – Hadits 2 2 2 2
b. Aqidah – Akhlaq 2 2 - -
c. Fiqih 2 2 2 2
d. SKI - - 2 2
2. Pendidikan Kewarganegaraan 2 2 2 2
3. Bahasa
a. Bahasa dan Sastra Indonesia 4 4 4 4
b. Bahasa Arab 3 3 2 2
c. Bahasa Inggris 4 4 6 6
4. Matematika 6 6 8 8
5. Kesenian *) *) *) *)
6. Pendidikan Jasmani *) *) *) *)
7. Geografi - - - -
8. Fisika 4 4 5 5
9. Kimia 4 4 5 5
10. Biologi 4 4 5 5
11. Teknologi Informasi dan Komunikasi 2 2 - -
12. Keterampilan/Bahasa Asing *) *) *) *)
13. Muatan Lokal *) *) *) *)
Jumlah 45 45 46 46
*) Diatur sendiri oleh madrasah; alokasi waktu maksimal 2 jam per minggu
Penjelasan Tabel 2
1. Alokasi waktu total yang disediakan untuk kelas XI adalah 5 jam pelajaran per minggu.
2. Satu jam pelajaran tatap muka dilaksanakan selama 35 menit dan total waktu tatap muka     perminggu 45 jam pelajaran (1.575 menit)
3. Minggu belajar untuk kelas XI dalam 1 tahun pelajaran (2 semester) adalah ± 34 s.d. 40     minggu.
4. Total waktu tatap muka pertahun adalah 892 jam 30 menit s.d. 1.050 jam (53.550 s.d.    63.000 menit).
5. Minggu belajar untuk kelas XII semester 1 adalah 18 minggu. Jadi total waktu tatap muka     semester 1 adalah 552 jam (33.120 menit). Semester 2 adalah 14 minggu. Jadi total waktu     tatap muka adalah 429 jam 20 menit (25.760 menit)

Tabel 3
STRUKTUR KURIKULUM MADRASAH ALIYAH
PROGRAM STUDI ILMU SOSIAL

Mata Pelajaran Alokasi Waktu
Kelas XI Kelas XII
Smt 1 Smt 2 Smt 1 Smt 2
1. Pendidikan Agama Islam
a. Al Quran dan Hadits 2 2 2 2
b. Aqidah dan Akhlaq 2 2 - -
c. Fiqih 2 2 2 2
d. SKI - - 2 2
2. Pendidikan Kewarganegaraan 2 2 2 2
3. Bahasa
a. Bahasa dan Sastra Indonesia 4 4 4 4
b. Bahasa Arab 3 3 2 2
c. Bahasa Inggris 4 4 5 5
4. Matematika 4 4 6 6
5. Kesenian 2 2 *) *)
6. Pendidikan Jasmani *) *) *) *)
7. Sejarah 3 3 3 3
8. Geografi 3 3 3 3
9. Ekonomi 5 5 6 6
10. Sosiologi 4 4 3 3
11. Teknologi Informasi dan
Komunikasi 2 2 - -
12. Keterampilan/Bahasa Asing *) *) *) *)
13. Muatan Lokal *) *) *) *)
Jumlah 45 45 46 46
*) Diatur sendiri oleh madrasah; alokasi waktu maksimal 2 jam per minggu
Penjelasan Tabel 3
1. Alokasi waktu total yang disediakan untuk kelas XI adalah 46 jam per minggu.
2. Satu jam pelajaran tatap muka dilaksanakan selama 40 menit dan total waktu tatap muka     permingggu 46 jam pelajaran (1.840 menit)
3. Minggu belajar untuk kelas XI dalam 1 tahun pelajaran (2 semester) adalah 34 – 40 minggu.
4. Total waktu tatap muka pertahun adalah 1.042 jam 35 menit – 1.226 jam 35 menit (62.560 –     73.600 menit).
5. Minggu belajar untuk kelas XII semester 1 adalah 18 minggu. Jadi total waktu tatap muka     semester 1 adalah 552 jam (33.120 menit). Semester 2 adalah 14 minggu. Jadi total waktu     tatap muka adalah 429 jam 20 menit (25.760 menit)

Tabel 4
STRUKTUR KURIKULUM MADRASAH ALIYAH
PROGRAM STUDI BAHASA

Mata Pelajaran Alokasi Waktu
Kelas XI Kelas XII
Smt 1 Smt 2 Smt 1 Smt 2
1. Pendidikan Agama Islam
a. Al Quran dan Hadits 2 2 2 2
b. Aqidah dan Akhlaq 2 2 - -
c. Fiqih 2 2 2 2
d. SKI - - 2 2
2. Pendidikan Kewarganegaraan 2 2 2 2
3. Bahasa Indonesia 4 4 5 5
4. Bahasa Arab 3 3 7 7
5. Bahasa Inggris 5 5 6 6
6. Matematika 4 4 - -
7. Kesenian *) *) *) *)
8. Pendidikan Jasmani *) *) *) *)
9. Sejarah 2 2 2 2
10. Antropologi 2 2 2 2
11. Sastra Indonesia 4 4 4 4
12. Bahasa Asing Lain 6 6 2 2
13. Teknologi Informasi dan Komunikasi 2 2 - -
14. Keterampilan *) *) *) *)
15. Muatan Lokal *) *) *) *)
Jumlah 45 45 46 46
*) Diatur sendiri oleh madrasah; alokasi waktu maksimal 2 jam per minggu
Penjelasan Tabel 4
1. Alokasi waktu total yang disediakan untuk kelas XI adalah 46 jam per minggu.
2. Satu jam pelajaran tatap muka dilaksanakan selama 40 menit dan total waktu tatap muka     permingggu 46 jam pelajaran (1.840 menit)
3. Minggu belajar untuk kelas XI dalam 1 tahun pelajaran (2 semester) adalah 34 – 40 minggu.
4. Total waktu tatap muka pertahun adalah 1.042 jam 35 menit – 1.226 jam 35 menit (62.560 –     73.600 menit).
5. Minggu belajar untuk kelas XII semester 1 adalah 18 minggu. Jadi total waktu tatap muka     semester 1 adalah 552 jam (33.120 menit). Semester 2 adalah 14 minggu. Jadi total waktu     tatap muka adalah 429 jam 20 menit (25.760 menit)
1.b. Sistem Pembelajaran
       Pembelajaran bernasis kompetensi merupakan program pembelajaran dimana hasil belajar atau kompetensi yang diharapkan dicapai oleh peserta didik, sistem penyampaian dan indikator pencapaian hasil belajar melalui kompetensi yang harus dikuasai oleh peserta didik madrasah membagi dalam beberapa bagian pembelajaran antara lain, yakni :
1. Pembelajaran dalam kegiatan belajar.
2. pembelajaran kontekstual (CTL).
3. Pengalaman belajar dan kecakapan hidup (live skill).

Dari ketiga proses sistem pembelajaran tersebut dikelompokkan dalam beberapa macam kompetensi, antara lain :
1. Kompetensi di dalam pendidikan agama.
2. Kompetensi di dalam program pendidikan saint .
3. Kompetensi di dalam program pendidikan social
4. Kompetensi di dalam program pendidikan kebahasaan.

Pembelajaran berbasis kompetensi dilaksanakan dalam dua bentuk kegiatan pembelajaran, yaitu :
a. Pembelajaran tatap muka /Indoor ( pembelajaran di dalam ruang belajar)
b. Pembelajaran tatap muka /Outdoor (pembelajaran di luar ruang kelas) .

1. Kompetensi di dalam Pendidikan Agama
a. Indoor
    Materi pembelajaran Al quran Hadits, Aqidah Akhlak dan Fiqih, disampaikan dalam sistem     tutorial, dan kajian kitab diharapkan siswa memiliki pemahaman konsep sesuai dengan     sumbernya.
b. Outdoor
    Pengembangan konsep dalam standar kompetensi di lapangan diwujudkan dalam praktek     kecakapan ubudiyah, seperti menghafal surat/ayat-ayat yang berkaitan dengan kehidupan     sehari-hari, pembiasaan sikap iffah, musawa dan ukhuwah yang terintegrasi dalam     pelaksanaan terstruktur sebagai syarat mengikuti ujian dan pelaporan evaluasi belajar.
2. Kompetensi di dalam program Pendidikan Sains
a. Indoor
    Penggabungan konsep sains dan teknologi yang diterapkan dalam pembelajaran inkuiri, visual     dan praktek labolatorium yang terstruktur dan terevaluasi secara langsung oleh guru bidang     studi dan laboran.
b. Outdoor
    Pembelajaran yang berbasis masalah yang ditemukan di lapangan dalam bentuk studi lapang     melengkapi referensi ilmu yang telah didapat.
3. Kompetensi di dalam bidang sosial
a. Indoor
    Pengembangan konsep dengan kajian kitab yang menunjukkan sisi positif dan negatif dalam     kehidupan sehari-hari.
b. Outdoor
    Melihat secara langsung aktifitas usaha dalam dunia wirausaha, wiraswasta dalam bentuk     badan usaha perindustrian maupun jasa.

4. Kompetensi di dalam kebahasaan
a. Indoor
    Mengembangkan kecakapan berbahasa melalui labolatorium kebahasaan, program sudi     kelompok kebahasaan.
b. Outdoor
    Menerapkan kecakapan berbahasa inggris dan berbahasa arab dalam kegiatan belajar dan     berinteraksi sosial antar teman dan guru.
1.c. Alokasi Waktu
       Permulaan tahun pelajaran adalah waktu dimulainya kegiatan pembelajaran pada awal        tahun pelajaran pada setiap satuan pendidikan.
       Minggu efektif belajar adalah jumlah minggu kegiatan pembelajaran untuk setiap tahun        pelajaran pada setiap satuan pendidikan.
       Waktu pembelajaran efektif adalah jumlah jam pembelajaran setiap minggu, meliputi jumlah        jam pembelajaran untuk seluruh matapelajaran termasuk muatan lokal, ditambah jumlah        jam untuk kegiatan pengembangan diri.
      Waktu libur adalah waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakan kegiatan pembelajaran       terjadwal pada satuan pendidikan yang dimaksud. Waktu libur dapat berbentuk jeda tengah       semester, jeda antar semester, libur akhir tahun pelajaran, hari libur keagamaan, hari libur       umum termasuk hari-hari besar nasional, dan hari libur khusus.
      Alokasi waktu minggu efektif belajar, waktu libur dan kegiatan lainnya sebagaimana tabel       berikut ini.


Alokasi Waktu pada Kelender Pendidikan

No Kegiatan Alokasi Waktu Keterangan
1. Minggu efektif belajar Minimum 34 minggu dan maksimum 38 minggu Digunakan untuk     kegiatan pembelajaran efektif pada setiap satuan pendidikan
2. Jeda tengah semester Maksimum 2 minggu Satu minggu setiap semester
3. Jeda antarsemester Maksimum 2 minggu Antara semester I dan II
4. Libur akhir tahun pelajaran Maksimum 3 minggu Digunakan untuk penyiapan kegiatan dan     administrasi akhir dan awal tahun pelajaran
5. Hari libur keagamaan 2 – 4 minggu Daerah khusus yang memerlukan libur keagamaan lebih     panjang dapat mengaturnya sendiri tanpa mengurangi jumlah minggu efektif belajar dan     waktu pembelajaran efektif
6. Hari libur umum/nasional Maksimum 2 minggu Disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah
7. Hari libur khusus Maksimum 1 minggu Untuk satuan pendidikan sesuai dengan ciri     kekhususan masing-masing
8. Kegiatan khusus sekolah/madrasah Maksimum 3 minggu Digunakan untuk kegiatan yang     diprogramkan secara khusus oleh sekolah/madrasah tanpa mengurangi jumlah minggu efektif     belajar dan waktu pembelajaran efektif

Penetapan Kalender Pendidikan
1. Permulaan tahun pelajaran adalah bulan Juli setiap tahun dan berakhir pada bulan Juni tahun     berikutnya.
2. Hari libur sekolah ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional, dan/atau     Menteri Agama dalam hal yang terkait dengan hari raya keagamaan, Kepala Daerah tingkat     Kabupaten/Kota, dan/atau organisasi penyelenggara pendidikan dapat menetapkan hari libur     khusus.
3. Pemerintah Pusat/Provinsi/Kabupaten/Kota dapat menetapkan hari libur serentak untuk     satuan-satuan pendidikan.
4. Kalender pendidikan untuk setiap satuan pendidikan disusun oleh masing-masing satuan     pendidikan berdasarkan alokasi waktu sebagaimana tersebut pada dokumen Standar Isi ini     dengan memperhatikan ketentuan dari pemerintah/pemerintah daerah.
H. Data Prestasi Siswa
     Beberapa prestasi akademik maupun non akademik yang diraih siswa MA Almaarif Singosari      selama 5 tahun seperti pada tabel berikut ini:
PRESTASI SISWA BIDANG AKADEMIK DAN NON AKADEMIK
SISWA MA ALMAARIF SINGOSARI
TAHUN 2001-2006
No Nama Kegiatan Th. Juara Tingkat Penyelenggara
1 Durroh Fuadin Kurniawati Lomba Karya Ilmiah Remaja SLTA
   2001 II Se-Kab.Malang KSR-PMI UNISMA
   Ilmiatul Ulya
   Masyhud Sabila Rosyad
2 Faisol Choironi dkk. Lomba cepat tepat Bahasa Arab 2001 III Se-Jawa Timur HMJ Sastra    Arab    UNISMA Malang
3 Faisol Choironi dkk. Lomba Khotbah Bahasa Arab 2001 II Se-Jawa Timur HMJ Sastra Arab    UNISMA Malang
4 Masyhud Sabila Rosyad Arabic Speech Contest 2001 I Se-Kab/Kodia Malang LDK Universitas    Gajayana Malang
5 Nikmatur Rohmah Lomba MKQ Putra 2001 I Se-Kab. Malang Universitas Widya Gama     Malang
6 Sholihah Lomba MKQ Putri 2001 III Se-Kab. Malang Universitas Widya Gama Malang
7 M. Yono Lomba MTQ II Putra 2001 I Se-Kab. Malang Universitas Widya Gama Malang
8 Raudhatul Jannah Lomba MTQ II Putri 2001 I Se-Kab. Malang Universitas Widya Gama     Malang
9 Ahmad Suhaimi Lomba MTQ Putra 2001 Juara Harapan Se-Kab. Malang Universitas Widya    Gama Malang
10 Atik Mahsanah Lomba MTQ II Putri 2001 Juara Harapan Se-Kab. Malang Universitas       Widya Gama Malang
11   M. Yasir Amin Lomba Kaligrafi 2001 III Se-Jawa Timur MA Darut Taqwa Sengon Agung        Pasuruan
12 Anik Ruqoiyah dkk Lomba LCC Akutansi 2002 III Se-Jawa Timur Fakultas Ekonomi       UNISMA
13 M. Hidayatullah Lomba Puisi Bahasa Arab 2002 I Se-Jawa Timur Pan. Pekan Dua Bahasa       STAIN Malang
14  M. Hidayatullah Lomba Pidato Bahasa Arab 2002 II Se-Jawa Timur Pan. Pekan Dua Bahasa       STAIN Malang
15 Alfin Maulana Lomba Baca Puisi Bahasa Arab 2003 I Se-Jawa Timur MA Darut Taqwa       Sengon Agung Pasuruan
16 Kholidatul Khusna Lomba Pidato Bahasa Indonesia 2003 II Se-Jawa Timur MA Darut      Taqwa    Sengon Agung Pasuruan
17  Suhaimi Lomba Pidato Bahasa Arab 2003 I Se-Jawa Timur MA Darut Taqwa Sengon Agung      Pasuruan
18 Atik Mahsanah Lomba Baca Puisi Bahasa Inggris 2003 II Se-Jawa Timur MA Darut Taqwa      Sengon Agung Pasuruan
19 TIM/REGU PRAMUKA Lomba Karya Tulis Remaja 2003 II Putri Se-Jawa Bali LKP       UNISMA
20 TIM/REGU PMR Lomba Sosio Drama 2004 II Se-Jawa Bali Universitas Widya Gama       Malang
21  M. Ihsan Ufiq Lomba Kaligrafi 2004 I Se-Jawa Timur UNISMA
22  Kholidatul Husna Lomba Khitoba 2004 I Se-Jawa Timur U I N Malang
23  M. Yono Lomba Qiroah 2004 Harapan I Se-Jawa Timur U I N Malang
24  M. Ihsan Ufiq Lomba Kaligrafi 2004 I Se-Jawa Timur U I N Malang
25  Tim/Regu MA Lomba Sholawat Al Banjari 2004 I Se-YP. Almaarif YP. Almaarif Singosari
26 Tim/Regu MA Lomba Sholawat Al Banjari 2004 II Se-Malang Raya PC. IPNU-IPPNU        Singosari
27   Kholidatul Husna Seleksi Siswa Teladan SMA/MA 2004 I Se-Kecamatan DIKCAM Singosari
28  M. Lingga Muttaqin Seleksi Siswa Teladan SMA/MA 2004 II Se-Kecamatan DIKCAM         Singosari
29    Ayu Kurniawati Olimpiade Matematika 2004 IV Sekecamatan DIKNAS Kab. Malang
30   PS. MA Almaarif Lomba Paduan Suara SMA/MA 2004 II Se Kab. Malang DIKNAS Kab.         Malang
31    Hibatul Wafiroh Lomba Puisi Putri 2005 V Se-Jawa Timur Kanwil DIKBUD Jatim
32   TIM/REGU PMR Lomba Karikatur 2006 III Se-Jawa Timur Universitas Gajahyana         Malang
33   M. Fadil Lomba Puisi Putra 2006 I Sekecamatan DIKNAS Kecamatan Singosari
34   Vicky Iza El Rahma Lomba Puisi Putri 2006 II Sekecamatan DIKNAS Kecamatan Singosari
35   M. Afif Hermawan Lomba Kaligrafi 2006 I Se-Jawa Timur UM Malang
36   Tim/Regu MA Lomba Sholawat Al Banjari 2006 II Se-Jawa Timur UM Malang
37   M. Ihsan Ufiq Lomba Kaligrafi 2006 II Se-Jawa Timur UNISMA

2 komentar:

nurdiah amalia sam mengatakan...

assalamu alaikum wr.wb

di mana kita mengambil formulir untuk mendaftar di sekolah tersebut...??

Zeus mengatakan...

tolong kasih tau kabar kelulusan siswa-siswi ma yang update ....